Lewati ke isi
Psikologi untuk dibaca semua orang.

Mengapa Randomized Controlled Trials (RCT) Memberikan Evaluasi Dampak yang Sangat Baik?

Photo by Coffee Geek on Unsplash

Gold standard adalah julukan bagi metode randomized controlled trials (RCT). Julukan tersebut beralasan, karena dari beberapa pengukuran metode dampak evaluasi, bahwasannya RCT memiliki standar terbaik dalam mengukur dampak evaluasi.

Pada dasarnya RCT adalah metode pemilihan sampel penelitian ataupun program. Landasan awal pemilihan sampel agar pengukuran dampak dari program dapat dipertanggungjawabkan, dan perubahan yang terjadi karena program yang diberikan, bukan dari faktor eksternal. Faktor eksternal akan diminimalisir dengan menggunakan metode RCT.

Proses pemilihan sampel dilakukan secara adil dan transparan. Setiap unit dari populasi akan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilihnya menjadi sampel program. Tidak ada pemilihan sampel bersifat subjektif dari peneliti/program manajer.

Pemilihan sampel akan berakhir pada dua kelompok, yakni kelompok yang diberikan treatment dan kelompok kontrol. Syarat dari dua kelompok tersebut harus ekuivalen. Artinya kedua kelompok tersebut memiliki karakteristik yang sama.

Kelompok Pembanding yang Ekuivalen

Keadaan dan karakteristik yang dimiliki dari dua kelompok yang mengikuti program harus dipastikan sebanding (ekuivalen). Apa saja yang perlu diperhatikan dalam menentukan karakteristik kelompok agar menjadi ekuivalen?

Karakteristik yang dapat diobservasi dan tidak dapat diobservasi merupakan dua hal yang perlu diperhatikan dalam membentuk kelompok yang ekuivalen.

Karakteristik yang dapat diobservasi seperti halnya, jenis kelamin, tinggi badan, suku, ras, pendidikan, warna bola mata, dan masih banyak lainnya.

Sedangkan karakteristik yang tidak dapat diobservasi adalah motivasi, hal-hal yang disukai, kepribadian, ideologi, dan lain halnya.

Dalam RCT harus memastikan kelompok yang mengikuti program adalah kelompok yang ekuivalen, baik kelompok kontrol ataupun kelompok treatment. Jika sudah begitu maka kelompok yang mengikuti RCT akan memiliki validitas internal dan eksternal yang cukup baik.

Validitas Internal

Pemilihan sampel yang ketat, dan tercipta kelompok pembanding yang ekuivalen menjadikan program yang diberikan dapat diandalkan dan dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya metode RCT memiliki validitas internal cukup baik pula dari segi metode evaluasi.

Estimasi perbandingan dari dua kelompok program dapat diandalkan dan dipastikan bahwa perubahan yang terjadi karena program yang diberikan, bukan karena faktor lain. Sehingga hasil evaluasi program didapatkan dari metode pengukuran yang kokoh, dan dengan begitu menghasilkan validitas internal yang cukup baik.

Validitas Eksternal

Hasil yang didapatkan dari program RCT cenderung memiliki validitas eksternal sangat baik. Artinya, bahwa hasil yang didapatkan dari program dapat mewakili populasi secara akurat.

Selanjutnya, karena validitas eksternal yang cukup tinggi maka hasilnya pun dapat digeneralisir di berbagai konteks populasi lainnya, selama populasi lainnya memiliki karakteristik yang serupa.

Dari ketiga keadaan tersebut, yakni kelompok pembanding yang ekuivalen, validitas internal, dan eksternal yang cukup baik itu menjadikan metode RCT memiliki dampak evaluasi sangat baik.

Referensi

Gertler, J. P., Martinez, S., Premand, P., Rawlings, B. L., & Vermeersch, J.M. C. (2016). Impact evaluation in practice (2nd ed.). Washington DC: The World Bank.